AYUNAN KEPADA POHON JAMBU: TIGA PUISI WIDA WARIDAH

Ayunan Kepada Pohon Jambu

hunjamkan akarmu sampai dalam
kepada dahan aku akan menggenggam
seirama angin aku mengayun
menyemai tawa, menebar senyum

mekarkanlah bunga, lahirkanlah buah
biarkan tangan-tangan mungil lincah
memetik jambu dari tubuhmu
menggigitnya dalam pelukku

tetaplah berdiri kokoh
agar kita bisa tetap memeluk dia
yang senantiasa bertambah dewasa

2014

Kesabaran

inilah hari saat batas tak lagi jelas
malam senantiasa terang
dan siang melulu benderang
kita berjalan menapaki hari-harinya
dengan rindu yang semakin berat
dengan cinta yang seringkali terlambat

kita berjalan perlahan
seperti siput, seperti kura-kura
butuh ratusan tahun untuk sampai
tapi kita tak punya ratusan tahun
kita hanya punya kesabaran.

2015

Dalam Rahim Ibu Pertiwi

konon katanya, kita hidup dalam rahim ibu pertiwi
namun bukankah, tak pernah ada rahim yang menyakiti
janinnya sendiri?

hanya di sini, negara membunuh rakyatnya sendiri
hanya di sini, orang-orang belajar dituduh makar
hanya di sini, kita melihat dengan mata terbuka
mahasiswa membunuh dosennya sendiri

hanya di sini, kita menyaksikan seorang gadis
diperkosa beramai-ramai, lalu mayatnya dibuang
ke jurang, tanpa pernah kita bisa berteriak lantang:
hentikan kejahatan seksual!
hentikan memperalat kemiskinan jadi sumber kekuasaan
hentikan segala tipu daya yang mengirim negeri ini
menjadi negeri pecundang yang tak pernah bisa
berkaca pada masa lalu, pada sejarah panjang yang kelam

negeri ini, seperti sadrah menerima kutuk
diam-diam menggali lubangnya sendiri
kelak, entah siapa yang terkubur lebih dulu:
puluhan juta rakyat melarat
atau penguasa yang khianat.

Bandung, 04 Mei 2016

Biodata penulis:
widaWida Waridah. Ibu Rumah Tangga. Menulis Puisi dan Cerpen. Editor Lepas. Lahir pada tanggal 29 Juni 1982.
Tulisannya berupa puisi dan cerpen tersebar dalam beberapa media massa, baik lokal maupun nasional. Laila dan Laki-Laki Penghitung Gerimis (Ultimus, 2015) adalah buku kumpulan cerpen tunggalnya.
Sejak akhir tahun 2009 menetap di Lingkungan Kedungpanjang No.88 Kel. Maleber, Kec. Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Postingan Terkait