Balai Bahasa Jabar Membentuk Koordinator Bidang Kerja

Pada tahun 2020 Balai Bahasa Jabar berusaha untuk meningkatkan kinerja dalam hal pembinaan dan pengembangan bahasa serta pelayanan terkait kebahasaan dan kesastraan. Salah satu upaya untuk mewujudkan itu, pada Jumat, 10 Januari 2020, Kepala Balai Bahasa Jabar beserta Kasubbag TU dan semua staf ASN di Balai Bahasa Jabar mengadakan pemilihan koordinator bidang kerja sesuai dengan visi dan misi kerja Balai Bahasa Jabar.

Kepala Balai Bahasa Jabar, Umar Solikhan, M.Hum., mengatakan bahwa walaupun secara struktural Balai Bahasa Jabar tidak memiliki pembagian bidang atau seksi, tetapi pembentukan koordinator bidang kerja ini sangat penting dibentuk untuk mempermudah koordinasi dalam setiap kegiatan. Umar juga mengungkapkan bahwa tujuan dibentuk koordinator bidang kerja ini adalah untuk menyusun program kerja dan kegiatan Balai Bahasa Jabar pada 2020 dan melaksanakan tugas-tugas tambahan lainnya. “Pembentukan koordinator bidang ini juga sebagai upaya agar struktur organisasi di Balai Bahasa Jabar lebih, tertata, rapi, dan sistematis” kata Umar. 

Kepala Balai Balai Bahasa Jabar juga menjelaskan bahwa secara umum ada lima bidang kerja  yang ada di Balai Bahasa  Jabar, yaitu pengembangan, pembinaan, penelitian, UKBI, dan BIPA. Kelima bidang tersebut disesuaikan dengan tusi dan program kerja Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Jakarta. Menurut Umar, hingga akhir tahun 2019, di Balai Bahasa Jabar baru tiga bidang kerja yang sudah memiliki koordinator tetap, yaitu bidang penelitian, UKBI, dan BIPA. Koordinator bidang penelitian, UKBI, dan BIPA sudah sejak lama terbentuk dan pada 2020 ini  tidak akan berubah. Sementara itu, untuk koordinator bidang pengembangan dan pembinaan masih belum dibentuk.

Para pegawai Balai Bahasa Jabar ketika menyimak program kerja yang disampaikan oleh para koordinator bidang kerja di aula Balai Bahasa Jabar.

Umar menjelaskan bahwa koordinator bidang pengembangan nantinya akan bertugas mengurusi dan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan pengembangan, seperti penelitian secara umum, penyusunan jurnal, buku, naskah, dan kegiatan lainnya mengikuti kegiatan yang ada di Pusat Pelindungan dan Pengembangan Bahasa di Badan Bahasa. Sementara itu, untuk koordinator bidang pembinaan nantinya akan dibagi-bagi lagi turunannya menjadi urusan bagian pemasyarakatan,  pengendalian, dan penghargaan.

Setelah melalui pemilihan secara langsung oleh semua pegawai Balai Bahasa Jawa Barat, akhirnya Asep Juanda, M.Hum. terpilih sebagai koordinator bidang pengembangan dan Devyanti Asmalasari, M.Pd. menjadi koordinator bidang pembinaan. Asep Juanda, selaku koordinator bidang pengembangan mengatakan bahwa sebagai koordinator bidang pengembangan beliau menginginkan terwujudnya sistem kerja di Balai Bahasa Jawa Barat yang humanis dan proporsional dalam rangka memartabatkan bahasa dan sastra. “Saya berharap nantinya akan terlaksana kerja sama yang positif, baik di kalangan internal, maupun dengan eksternal. Selain itu, adanya pembagian tugas kerja yang proporsional dan terlaksananya informasi kebahasaan dan kesastraan secara masif” kata Asep.

Devyanti Asmalasari, M.Hum., Koordinator Bidang Pembinaaan di Balai Bahasa Jawa Barat, ketika menyampaikan program kerja yang akan dilaksanakan kepada semua pegawai Balai Bahasa Jabar.

Sementara itu, Devyanti Asmalasari mengungkapkan bahwa koordinator bidang pembinaan merupakan hal baru di Balai Bahasa Jabar. Oleh karena itu, tidak akan mudah menjadi seorang koordinator bidang pembinaan. Walaupun demikian, Devyanti berharap melalui bimbingan dari Kepala Balai Bahasa Jabar dan dukungan dari semua staf Balai Bahasa Jabar dirinya akan terus belajar dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk program kerja Balai Bahasa Jabar. Devyanti juga akan mendukung terwujudnya Balai Bahasa Jabar yang tepat fungsi dalam rangka mencanangkan zona integritas menuju kinerja yang professional. Devyanti berharap bahwa ke depan semua pegawai lebih bertanggung jawab dalam bekerja dan dapat melaksanakan program kerja sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan. “Sebagai koordinator, saya akan mengoptimalkan program kerja yang sudah disusun di awal tahun. Oleh karena itu, semua program kerja harus dilaksanakan sesuai dengan SOP, mulai dari persiapan kegiatan sampai dengan evaluasi kegiatan” kata Devyanti yang lebih akrab dipanggil Devi ini.

Dengan terbentuknya koordinator bidang pengembangan dan pembinaan ini diharapkan program kerja dan pelayanan Balai Bahasa Jabar akan semakin meningkat sehingga visi Balai Bahasa Jabar sebagai lembaga penelitian yang unggul dan pusat informasi serta pelayanan di bidang kebahasaan dan kesastraan (Indonesia dan daerah) di Jawa Barat akan segera terwujud. Berikut ini susunan lengkap koordinator bidang kerja yang ada di Balai Bahasa Jabar:

  1. Bidang Pengembangan: Asep Juanda, M.Hum.
  2. Bidang Pembinaan       : Devyanti Asmalasari, M.Pd.
  3. Bidang Penelitian         : Asep Supriadi, M.Hum.
  4. Bidang UKBI                 : Asep Rahmat, M.Hum.
  5. Bidang BIPA                 : Ade Mulyanah, M.Pd.

(DS)

Bagikan ke ...