Idiom di Eropa: 25 Penggunaan Warna Kuning yang Berbeda-beda

eropaKeanekaragaman bahasa-bahasa di dunia terletak pada sebuah kata yaitu, cemerlang. Negara yang bertetangga dapat mempunyai frasa, istilah, dan kata-kata slang yang benar-benar berbeda untuk konsep yang sama tanpa korelasi yang terlihat. Khususnya idiom sangat bervariasi dari satu bahasa dengan bahasa lainnya. Dalam bahasa Inggris kita bisa saja menggunakan green with envy, see red atau bisa saja mengatakan feeling a bit blue. Tetapi mengungkapkan frasa tersebut menggunkan bahasa yang lain akan menghasilkan sesuatu yang tidak lazim.

Adam Jacot de Boinod, penulis buku “The Meaning of Tingo and Other Extraordinary Words from around the World” telah meneliti beberapa idiom yang menarik di sekitar Eropa untuk kita, khususnya idiom yang berhubungan dengan warna kuning. Siapa sangka sebuah warna dapat mempunyai begitu banyak kegunaan linguistik?

  1. Bahasa Perancis: “Jaune d’envie” – kuning dengan iri (sangat iri)
  2. Bahasa Jerman: “Gelb vor Eifersucht warden” – menjadi kuning karena iri               (sangat iri)
  3. Bahasa Norwegia: “Slå noen gul og blå” – memukul orang kuning dan biru               (memukul orang sampai luka lebam)
  4. Bahasa Turki “Sararıp solmak” – menjadi kuning dan layu/lemah (terlihat sedih       atau tidak sehat)
  5. Bahasa Portugis: “Me ferrei de verde e amarelo!”- saya mengacau sampai hijau       dan kuning (Saya dalam kesulitan)
  6. Bahasa Portugis: “Sorriso amarelo”- senyum kuning (senyum yang                         dipaksakan/tidak tulus)
  7. Bahasa Perancis: “rire jaune“- tertawa kuning (tertawa yang dipaksakan/tidak         tulus)
  8. Bahasa Perancis: “voir jaune”- terlihat kuning (pesimistis)
  9. Bahasa Italia: “un libro giallo”- sebuah buku kuning (sebuah buku cerita yang         mengerikan)
  10. Bahasa Italia: “giallo d’invidia”- kuning karena iri (sangat iri)
  11. Bahasa Rumania: “a se îngălbeni de frică”– menjadi kuning karena ketakutan       (tampak ketakutan)
  12. Bahasa Rumania: “a flutura steguleţe galbene”– mengalir bendera kuning kecil     (ngobrol berbelit-belit)
  13. Bahasa Rumania: “galben ca turta de ceară”– sekuning kue lilin (sangat pucat)
  14. Bahasa Rumania: “a râde/surâde galben” – tersenyum/tertawa kuning                   (tertawa/tersenyum yang tidak tulus/dipaksakan)
  15. Bahasa Jerman: “das Gelbe vom Ei” – kuning telur (sesuatu yang baik)
  16. Bahasa Kroasia : “žut ko krpa” – Kuning seperti kain (memuakkan)
  17. Bahasa Estonia : “sárga az irigységtől”– kuning karena iri (sangat iri)
  18. Bahasa Estonia : “leissza magát a sárga földig” – dia minum sampai ke labu             kuning (dia sangat mabuk)
  19. Bahasa Polandia : “żółtodziób” – seorang paruh kuning (seorang pendatang             baru/orang yang belum berpengalaman)
  20. Bahasa Polandia : “mieć żółte papiery”– memiliki kertas kuning (menjadi gila)
  21. Bahasa Gaelik Skotlandia : “buidheach” – warna kuning (penyakit kuning)
  22. Bahasa Finlandia : “keltonokka” – berparuh kuning (pemula)
  23. Bahasa Swedia : “slå någon gul och blå” – memukul seseorang kuning dan biru       (memukul sampai babak belur)
  24. Bahasa Denmark: “et barn på gule plader” – anak dengan lisensi piring kuning         (anak tiri)
  25. Bahasa Italia: “un giallo”- kuning (sebuah misteri tak terpecahkan).

    Adam Jacot de Boinod adalah penulis buku “The Meaning of Tingo and Other Extraordinary Words from around the World” yang diterbitkan oleh Penguin Books dan pencipta aplikasTingo sebuah aplikasi untuk iPhone yang berupa kuis mengenai kata-kata yang menarik.

 

Sumber: http://www.kwintessential.co.uk/read-our-blog/idioms-across-europe-25-different-uses-for-the-colour-yellow.html

Postingan Terkait